P3s@n M0r@L
Sunday, April 10th, 2005Bila
Al Quran Bisa Bicara
waktu kau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku dengan wudhu, aku kau sentuh dalam keadaan suci aku kau pegang, kau junjung, dan kau pelajari aku kau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari setelah usai, kau pun selalu menciumku sekarang kau telah dewasa nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah menurutmu, barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu atau menurutmu, aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
sekarang aku kau simpan rapi sekali hingga kadang kau lupa di mana kau menyimpanku aku sudah kau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu kadang kala aku dijadikan mas kawin agar kau dianggap bertaqwa atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu atau setan kini, aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian di atas lemari, di dalam laci, aku engkau padamkan
dulupagi-pagisurart-surat yang ada
padaku engkau baca beberapa halaman sore harinya kau baca bersama temanmu di surau sekarang, pagi-pagi sambil minum kopi, kau baca koran pagi atau nonton berita TV waktu senggang kau sempatkan membaca buku karangan manusia sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang dating dari Allah
Yang Maha Perkasa kau campakkan, kau abaikan, dan kau lupakan
waktu berangkat kerja pun kadang kau lupa baca pembuka surat-suratku (basmalah) di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja di komputermu pun kau putar musik favoritmu jarang sekali, bahkan tidak, kau memutar ayat-ayatku melantun e-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikan engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
benarlah dugaanku bahwa kau kini benar-benar sudah melupakanku bila malam tiba kau tahan nonkrong berjam-jam di depan TV menonton diary AFI, Bajaj Bajuri, atau lainnya di depan komputer berjam-jam kau betah duduk hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar syur
waktupun cepat berlaluaku menjadi semakin kusam dalam lemari mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu seingatku hanya awal Ramadhan kau membacaku kembali itupun hanya beberapa lembar dariku dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dahulu kaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku
apakah hanya koran, TV, radio, dan computer
dapat memberimu pertolongan? bila kau dikubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba kau akan diperiksa oleh para malaikat seluruhnya hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku kau dapat selamat melaluinya
sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu setiap saat berlalukuranglah jatah umurmu dan akhirnya kubur senantiasa menunggu kedatanganmu engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu
bila aku
engkau baca selalu dan engkau hayati di kuburmu nanti aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan yang akan membantu engkau membela diri
bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu dari perjalanan di alam akhirat tapi, akulah Quran kitab sucimu yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
peganglaah aku lagi bacalah kembali aku setiap hari karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui
yang disampaikaan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah
letakkan aku selalu di depan meja belajarmu, meja kerjamu agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu sentuhilah aku kembali baca dan pelajari aku lagi setiap datangnya pagi dan sore hari seperti dulu dulu sekali waktu engkau masih kecil, lugu, dan polos di surau kecil kampungmu yang damai jangan aku engkau biarkan sendiri dalam bisu dan sepi
“memang aku bukanlah orang yang sempurna (karena tidak ada satu orang manusia pun yang sempurna), tetap aku akan tetap berusaha untuk dapat mengakhiri hidupku dengan sesempurna yang aku bisa Insya4JJI”
Special thank’s 4 Nisa "buletin loe menyadarkan aku"